Ada seorang anak yang selalu merasa hidupnya tidak berarti. Apa pun yang dia lakukan serasa gagal dan sia-sia. Dia benar-benar kehilangan makna hidup. Dia merasa hidup sudah tidak ada gunanya lagi. Dia sering terlihat murung, mudah sakit hati, susah mengendalikan diri, dan memiliki sifat yang sangat tertutup. Dia sering sekali mengeluh kepada beberapa orang sahabatnya, dengan berkata,”What is life?” (Apa gunanya hidup?)
Pada suatu hari, dia mencoba untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dia mencoba untuk melayani di gereja berasama dengan sebuah komunitas muda-mudi. Dia banyak mengalami perubahan sejak itu. Keceriaan mulai tergurat di wajahnya. Ada suka cita baru yang dia rasakan, dan bisa dirasakan oleh sahabat-sahabat lamanya. Dia mulai rajin ke gereja, beribadah, dan berdoa.
Walaupun dia banyak mengalami perubahan, baik dari segi jasmani dan rohani, namun ada satu hal yang tidak berubah. Yaitu kegemarannya berkata,”What is life?” Karena kini dia mengerti dan telah menemukan, bahwa jawaban dari pertanyaan itu adalah....”Life is for Jesus....” (Zepe)
Namaku adalah Clark Kent. Orang biasa memanggilku Kent. Tapi ada saatnya aku akan memakai jubah dan melepaskan kacamataku, menjadi sosok yang dikagumi, Superman, demikian banyak orang memanggilku. Sebagai Superman, aku adalah sosok yang hebat, punya kekuatan super, suka menolong orang yang kesusahan, bisa terbang, mempunyai mata dan telinga yang tajam, dan masih banyak lagi kekuatan superku yang lain.
Namun di saat aku menjadi seorang Clark Kent, aku hanyalah orang biasa, yang tidak bisa apa-apa, bahkan dikenal nggak gaul, cupu, dan lemah. Mengapa aku menulis judul diaryku dengan,”It’s Not Easy To be Me?”
Iya... benar, tidaklah mudah menjadi diriku. Walaupun saat menjadi seorang Superman, aku bisa melakukan banyak hal sesuka hatiku, namun aku bersyukur, karena Tuhan memberiku kerendahan hati di dalam jiwaku. Aku tahu, Tuhan telah memberiku kekuatan untuk melakukan banyak kebaikan bagi dunia, namun aku bersyukur, aku tidak menjadi sombong. Banyak teman-temanku manusia super yang tidak bisa mengendalikan dirinya, dan kurang mengerti makna kerendahan hati. Sehingga mereka jatuh ke dalam dosa kesombongan, dan menggunakan kekuatan mereka hanya untuk kebanggaan merea, bukan untuk kemuliaaan Allah.
Mereka tidak menyadari bila kekuatan yang mereka miliki juga berasal dari Tuhan, sehingga menggunakan kekuatan itu untuk hal-hal yang tidak baik. Aku sedih sekali melihat mereka yang kurang menyadari hal itu.
Dengan kekuatanku, mungkin aku bisa mengubah diriku dalam sekejap. Mungkin aku tidak perlu menjadi seorang wartawan dengan gaji pas-pasan. Dan mungkin aku bisa menjadi Clark Kent yang menjabat sebagai seorang pemilik perusahaan,bahkan presiden atau raja. Tapi buat apa semua itu, bila itu bisa menjauhkanku dengan Tuhan dan umat manusia.
Aku tidak mencari kekayaan dan ketenaran sebagai sumber kebahagiaanku. Sumber kebahagiaan dan suka citaku adalah saat aku melakukan segala kebaikan dengan kekuatan super yang diberikan Tuhan kepadaku, tanpa orang-orang tahu bila semua itu aku, Clark Kent, yang melakukan. Karena pada hakikatnya, aku hanyalah manusia biasa, Tuhanlah SUPERMAN sejati, dan semua kekuatan super yang aku miliki hanyalah titipan. Dan hal yang paling sulit bagiku bukanlah tanggung jawab besar yang aku terima karena segala kekuatanku, tapi bagaimana aku harus tetap rendah hati. It’s not easy to be me.... .Ya Tuhan, ajarku untuk tetap rendah hati... .(ZP)